11 December 2009

Cerita Perjuangan



Ini adalah sebuah kisah pengorbanan seorang perempuan, Seorang anak kyai Salafiah sekaligus seorang ibu dan isteri. Anissa, seorang perempuan dengan pendirian kuat, cantik dan cerdas. Anissa hidup dalam lingkungan keluarga kyai di pesantren Salafiah putri Al Huda, Jawa Timur yang konservatif. Baginya ilmu sejati dan benar hanyalah Qur’an, Hadist dan Sunnah. Buku moden dianggap menyimpang

Dalam pesantren Salafiah putri Al Huda diajarkan bagaimana menjadi seorang perempuan muslim dimana pelajaran itu membuat Anissa beranggapan bahawa Islam membela laki-laki, perempuan sangat lemah dan tidak seimbang

Tapi protes Anissa selalu dianggap rengekan anak kecil. Hanya Khudori (Oka Antara), paman dari pihak Ibu, yang selalu menemani Anissa. Menghiburnya sekaligus menyajikan ‘dunia’ yang lain bagi Anissa. Diam-diam Anissa menaruh hati kepada Khudori. Tapi cinta itu tidak terbalas karena Khudori menyadari dirinya masih ada hubungan dekat dengan keluarga Kyai Hanan (Joshua Pandelaky), sekalipun bukan sedarah. Hal itu membuat Khudori selalu mencoba membunuh cintanya. Sampai akhirnya Khudori melanjutkan sekolah ke Kairo. Secara diam-diam Anissa mendaftarkan kuliah ke Jogja dan diterima tapi Kyai Hanan tidak mengijinkan, dengan alasan bisa menimbulkan fitnah, ketika seorang perempuan belum menikah berada sendirian jauh dari orang tua. Anissa merengek dan protes dengan alasan ayahnya.

Akhirnya Anissa malah dinikahkan dengan Samsudin (Reza Rahadian), seorang anak Kyai dari pesantren Salaf terbesar di Jawa Timur. Sekalipun hati Anissa berontak, tapi pernikahan itu dilangsungkan juga. Kenyataan Samsudin menikah lagi dengan Kalsum (Francine Roosenda). Harapan untuk menjadi perempuan muslimah yang mandiri bagi Anissa seketika runtuh

Dalam kiprahnya itu, Anissa dipertemukan lagi dengan Khudori. Keduanya masih sama-sama mencintai.

ini cerita kecil.
cerita berdarah.
mana mungkin kita menyekat kebebasan manusia.
biar ia bebas tapi jangan melampau.
biar perempuan.
biar lelaki.
biar wanita ini bersuara.
perempuan berkalung sorban bakal menuntut hak!
jaga-jaga.

24 August 2009

Dunia Tanpa Beban.


Pantai Cahaya Bulan.
Kelantan.

3 hari di sana
.Entah bila pula akan saya ke sana bersama teman.Jarang dapat saya dengar bunyi ombak laut.Hanya dengar ombak kota yang bising,yang jauh dari tenang apa lagi dari senang.Tak pernah tidur barangkali hamba kota ini.Dunia tanpa beban.Dunia tanpa sempadan.Saya akan terus memainkan watak manusia yang menghargai alam.Saya kira ini perjuangan jihad untuk bumi tuhan.Moga nanti di beri pahala.Di jauhkan dosa buat saya.Kerana itu kepatuhan menjadi mainan watak yang jarang di pilih manusia.Manusia.

01 February 2009

kata seorang seniman..

(faisal tehrani & arwah arena wati)


'Bengkok jarum pedoman cita-cita. Dekad akan datang, kau akan lihat agama di bibir, bukan di dada. Bahasa Melayu diejek. Budaya diganti tamadun lucah.' (Arena Wati: Busa Hati)